Monday, September 1, 2014

Air dan Minyak yang Berdampingan

Banyak yang bilang beda itu konflik, yang kalah pasti salah
Beda itu memisahkan, yang tadinya mencintai jadi benci
Beda itu tabu, ujung-ujungnya jadi memaksakan kehendak
Padahal perbedaan kan bukan tentang siapa yang benar, tapi untuk memperkaya warna dunia
Seperti air dan minyak sulit bersatu namun bisa berdampingan
Dengan senyum, kata-kata dan pelukan yang hangat perbedaan jadi serasa menyenangkan...

*slurput kuah indomie* 

Pertama lihat iklan ini, honestly proud for creativity of Indonesian people. Akhirnya dari sekian iklan di TV aku menemukan untaian kata yang memarik dan positif. 

Kalau dipikir-pikir, selama ini perbedaan memang menjadi akar terjadinya konflk. Ada aja masalah karena sesuatu yang berbeda ini. Keyakinan, pola pikir, karakter, kebiasaan dan yang lainnya dan yang lainnya. Padahal perbedaan itu bukan menjadi alasan meretakana sesuatu yang awalnya baik.

Perang, perkelahian, permusuhan dan yang paling sering dijumpai perpisahan. Alasannya beragam yang berujung pada satu kesimpulan. "Kami tidak cocok" karena "ada perbedaan antara kami". 
Well, kalau tau tidak cocok kenapa dari awal bersama? Menurut ku itu segelintir pikiran yang ingin memusnahkan kasih dan sayang, atau pihak yang tidak menginginkan adanya perdamaian.

Jadi, kalau dengan senyum, kata-kata dan pelukan yang hangat mampu menciptakan cinta kenapa perbedaan itu harus dipermasalahkan?

Mencintai dengan tulus akan lebih bermakna dibandingkan berusaha menjadi untuk menjadi yang terbaik. Hmmm, bukan berarti berusaha menjadi yang terbaik itu salah tapi karena aku gak ngerti bagaimana menjadi yang terbaik, jadi aku hanya melakukan hal-hal baik dengan tulus. Pasti akan berdampak ke orang lain.

Salam Perbedaan! 

Thursday, August 21, 2014

Pola Pikir

Seseorang  lelaki mengatakan bahwa ia bisa mengajar siapa saja untuk bisa bermain volli dalam waktu hanya 30 menit. Kemudian ia memanggil seorang wanita yang sama sekali tidak pernah memegang raket volli, mengajaknya berbicara dan berdiri di tengah lapangan volli. 

Ia mulai menjelaskan misinya kepada wakita tersebut dan sang lelaki mengatakan "jangan memukul bola bila ragu, biarkanlah bola itu berlalu". Wanita itu hanya boleh memukul bolanya bila ia sudah merasa nyaman dan menyukai bola tersebut. Kemudian wanita itu melewatkan setiap lemparan bola. 1 kali, 2 kali, 3 kali, 4 kali, 5 kali dan 6 kali. bola-bola itu berlalu.

Sang lelaki terus memberinya dorongan dan semangat. Hinggan bola ke 7, wanita tersebut memukulnya tepat ditengah raket dengan pukulan sempurna. Selama 30 menit wanita tersebut dapat belajar bermain volli, ia berlatih hingga tak ingin berhenti. 

Wanita tersebut berhasil memainkan dimulai dari pikiran, menghilangkan keraguan dan ketakutan-ketakutan akan kegagalan, ketidakmampuan dan segala situasi yang menekannya. Pikiran kita mampu mengendalikan setiap tindakan dan hasil. Jadi saat kita ingin memulai, pikirkanlah "dengan alasan apa aku harus takut?" dan mulailah berjalan.

Kepercayaan itu bukanlah sesuatu yang dibangun tanpa realita, tapi arahan hati yang benar. 

Jatuh namun tak mau bangkit adalah kegagalan. Selama berusaha kata gagal sangat jauh di hadapan mati. 

Berlarilah!

Wednesday, August 20, 2014

Surat untuk Tuhan

Dear My Lord,

Actually I know that from a few years age I only come to You when I get trouble. Only pray to You when I need your help. But, Lord, Its because I need YOU. Cuma Tuhan yang bisa aku andalkan sepenuhnya. Jadi aku mohon ampun beberapa Tahun ini aku sudah mengabaikan jam-jam doa ku.

Tuhan, disetiap doa ku, ku sisipkan harapan perlindungan mu akan hubungan ini. Di setiap doa minggu ku haturkan penjagaan mu atas hati kami. Aku tidak lupa berdoa untuk hal ini. Aku membawa hubungan ini atas nama Mu.

Tuhan, Kau tahu kedalaman hati ku bahkan setiap karakter yang melekat dalam diri ku. You know so well that Im a fighter for everything and every my dream. Tuhan ingat bahwa berapa kali aku tidak sanggup menghadapi beratnya pendidikan ku dari SMA dan harus di lanjutkan di kuliah yang cukup membuat aku 3 kali lipat berusaha untuk bisa menjadi yang terbaik untuk keluarga ku? Tuhan ingat kan juga kan aku harus bekerja sambil kuliah menjalutkan studi ku betapa aku harus menghabiskan waktu biaya dan tenaga. Bagaimana dengan mimpi ku untuk bisa mencapai setiap mimpi dan karir ku, perjalanan sampai aku bisa di tahap ini? Pasti Tuhan tidak lupa karena Kaulah yang membantu ku sampai disini. 

Itu semua syukur ku karena kau limpahkan karakter tidak menyerah dan terus berusaha, bertahan dan bangkit dalam diri ku. Aku tidak mau kalah akan keadaan Tuhan. Tuhan tau betapa aku terpuruk beberapa hari ini, Tuhan tau isi hati dan pikiran ku betapa aku berpikir keras dalam ketakutan ku dan gemetaran ku.

Kau yang memberi kau yang mengambil. Aku percaya bahwa Kau turut bekerja, saat dirinya merasa tak bisa aku percaya Tuhan sanggup mengembalikan. 


So God, for this case I never give up. Until the end I never give up. Everything I will do to take this. I never want to feel that tears again. No, Lord. Its really hard to me.

Beside me, Lord. I pray in Your name.

Amen.

- Your Daughter-

Tuesday, August 19, 2014

Perahu Berlayar, Perahu Berlabuh

Sebuah perahu akan berlabuh berulang kali di pinggir pantai yang sama. Berkali-kali ia berlayar di tengah laut untuk mencari dan menemukan apa yang dituju. Mungkin kamu seperti perahu itu, berulang kali pergi dan ujungnya akan kembali ke pinggir pantai yang sama. Selama masa berlayar pantai ini terlalu sepi, tidak ada aktifitas, tidak ada keramaian, hanya siung angin berhembus. Butuh waktu lama semasa berlabuh artinya butuh waktu lama menunggu dalam kesunyian.

Perahu mu kembali, pantai ini kembali ceria. Mentari semakin bersinar dan hembusan angin memberikan kesejukan. Berapa lama kamu disini? Membiarkan mentari menyinar dan angin berhembus? Membiarkan penghuni merasakan nikmat dari kebahagiaan?

Namun, kamu berlayar lagi. Pergi lagi. Meredupkan sang sinar dan memberikan rasa  berkabung. Kelam. Aku merindukan mu. Kembali lagi. Dan membuat pantai bersinar kembali. Ombak pun sungkan bekerja. Untuk apa jika tidak ada yang harus di dorong, karena sang perahu tidak disini.

Kali ini kamu pun kembali lagi, sebentar saja. Memberikan sedikit udara untuk bernapas. Dan besok kamu pamit berlayar kembali.


Disini. Dipantai ini. Dipantai yang menyajikan tarian ombak, hempasan angin, nyanyian burung dan langit yang indah. Pantai mampu memberikan itu kepada mu. Berhentilah berlayar. Bersama pantai.

Friday, February 7, 2014

AMPUN DAH AKH!


YA TUHAAANNN....

GUE SAYANG BANGET 
SAMA MANUSIA SATU INI!!!!!

AMPUNNNN DAAAHH AAHHH....

Monday, January 13, 2014

Track by Tract

Start like beginning! Rasa gak nyaman itu seakan sirna. Seolah bongkahan batu dikeluarkan dari kerongkongan. Seperti berani menghadapi mentari esok, melangkah lebih ringan tanpa khawatir lagi.

Jeng-jeng! I already rename his contact name at my cellular phone, be like the past "Pacar" tapi kali ini pake tanda love nya. Same like him, he change my contact to be "Sayang"with love emotion.  Yeyeyeye, senang riang hari yang ku impikan jumpa lagi kawan ku semuaaaaa.... *soundtrack Petualangan Sherina*.

Sedikit demi sedikit keadaan mulai kembali seperti dulu, kalau gue inget-inget apa yang gue alamin dan lakuin hampir 5 bulan ini sering bikin gue loncat bangga sambil ngepaling tangan dan bilang "YES". Seriously, gue ngelakuin itu kalau gak pas mandi atau di kamar. Hahahaha. Senengnya tak terbendung. Kadang ada perasaan gak nyangka juga sih akhirnya usaha yang terlihat sia-sia ternyata bak pagi menguning di sawah. Kadang juga mikir "Tuh kaann... like your believe, cha..." apapun itu yang penting sekarang semua berlalu.

Anehnya, masa rasa seneng ini bisa 2 kali lipat besarnya di banding saat kita pacaran dulu. emang ya, kalimat "sesuatu akan jauh berharga kalau sudah hilang". Pelajaran terbesar dalam hidup gue deh pokoknya. Kapok..pok..poookk...

Oh iya, last weekend - tepatnya 2 minggu berturut-turut gue sat-nite sama pacar bersama sahabat sehidup matinya dia. Pertama ketemu si abang sahabat itu gue masih mikir kalau dia gak suka sama gue tapi minggu lalu semua terjawab dan menurut gue gak perlu lah gue ungkit masalah sebelumnya yang buat gue bikin mau tusuk pake paku paying. Abang itu cukup baik sih, menyenangkan dan humoris. Gue bisa ketawa sampe sakit perut. Padahal kalau ketemu temen-temennya yang lain gue kebanyakan diem karena gak ngerti apa yang mereka bicarin. Pura-pura ngerti aja padahal otak kerja 2 kali lebih keras untuk mencerna. Hehehe... Kita sudah cukup dewasa untuk memilah mana yang harus di permasalahkan mana yang gak penting untuk di jadikan masalah.

Well, thank you for your present ya bebih. Jangan pernah sia-sia-in kesempatan. Sepertinya kita sangat ngerti untuk hal itu :D

I love you like I love song.

Cheers up!

Monday, December 2, 2013

Happy First Anniversary!

2 December 2013
 
Happy First Anniversary, Dear! Harusnya.... Harusnya kamu orang pertama yang buat aku bisa menikmati tahun pertama pacaran. Harusnya kamu orang pertama yang buat aku sangat nyaman menjalan hubungan dengan kurun waktu yang lama. Seharusnya.
 
Andai kata andai itu berfungsi. Andai hanyalah angan.
 
Tapi tanggal ini tetap menjadi tanggal yang aku suka. 2 December 2012, saat itu hari minggu. Aku ingat betul bagaimana kita resmi pacaran dengan malu-malunya kami mengakui. Aku ingat minggu itu aku nememin kakak poto pra-wed bareng betris. Aku inget kamu jemput aku untuk pertama kali sebagai pacar di Puri Indah dengan kaos ulang tahun dari aku. Kamu bilang "Eh, cayank" dengan nada alay mu. aku yakin saat itu kamu mau mencairkan suasana dan gak terlihat canggung tapi kok malah terlihat menggelikan ya. Hahahaha... Aku ingat detail segala sesuatu tentang kamu.
 
Aku benar-benar menanti perasaan mu kembali normal, isi kepala kamu kembali normal. Aku rindu kita bisa bersama-sama seperti dulu. Aku gak suka kalau aku tau kamu belum tidur atau tidur hanya 1-2 jam. Aku gak suka kalau kamu pergi mid night dan pulang pagi. Seperti tidak ada yang memperhatikan kamu, seperti tidak ada orang lain yang berguna untuk bisa membuat kamu bisa menjalani hari kamu lebih baik. Seperti itulah yang aku rasa, aku belum berguna.
 
Tau kamu akan kembali awalnya aku seneng tapi beberapa hari ini aku uring-uringan. Mungkin karena kamu belum normal. Kalau kamu kebanyakan diam dan kebanyakan sendiri itu GAK NORMAL. Kamu grasak grusuk dan gak jelas itu baru NORMAL :p
 
Hmmm... Aku memutuskan untuk bicara dengan keluarga ku dalam waktu dekat ini. Sebelum ulang tahun aku, setidaknya maksimal saat ulang tahun ku. Malah aku mempercepat untuk mengatakannya minggu ini. Tadinya aku mau kamu saja yang fight, tapi rasanya sulit. Bair semua aku maju pantang mundur.
 
Like I told you last weekend that I will do anything to make you and me together again. Just because I really love you, I know and understood! I don't care what the world say. They eyes will opened to see for what I did.
 
So, just love me. Its enough for me :)
 
Selamat hari jadi, sekali lagi. Semoga makin langgeng yaaa.
 
I love you, say!