Thursday, January 31, 2013

Rangkaian Kata, Rangkaian Cinta

"Kenapa kamu bisa suka sama aku?"
 
Pertanyaan yang banyak sekali diajukan oleh pasangan yang biasanya baru saja jadian. Gue juga pernah ditanya seperti itu sama Icha waktu awal-awal pacaran. Singkat dengan penuh perjuangan berpikir gue bilang aja karena dia manis, lucu, ya pokoknya gue suka aja sejak pertemuan pertama kami. A flat answer memang, tapi mau gimana lagi? Gue juga sebenernya gak ngerti kenapa gue bisa suka sama dia, disuruh jawabpun gue bingung kata-kata apa yang tepat untuk disampaikan. Dan hal yang sama dia rasakan, semacam ' testing question 'lah dari dia.
 
Sejalannya waktu, gue terbesit pernyataan bahwa no need a much reason to know why I love her. Kenyaman sewaktu ada dia menurut gue adalah alasan yang sangat tepat kenapa gue harus sayang sama dia. Kehadiran dia bisa buat gue gak perlu menjadi siapa-siapa selain diri sendiri, bisa saling share, bisa ketawa bareng, bisa isengin dia sampe ngomel, dengerin keluhan gue, dan berbagai kegiatan lain yang bikin hari gue berbeda dari sebelum dia jadi orang yang gue sayang.

Cantik, rambut halus panjang, attractive, smart, pinter masak, pinter ngepel cuci piring cuci baju itu cuma another gift. Cinta dari dia udah cukup untuk gue gak perlu mempertanyakan alasan apa sampai dia bisa suka sama gue. Gak penting. Alasan hanya sebuah rangkaian kata, tapi cinta adalah rangkaian dari hati.

Terima kasih sayang untuk rasa sayang yang kamu ciptakan.

 

Tuesday, January 29, 2013

Puisi Langit untuk Sang Pelangi

Melukis kata-kata dipermukaan hati
A, B, C, D ku urai goresan pena
Warna warna terindah yang ada di bumi
Isi kesempurnaan untuk mu cinta

Biarkanlah hujan jatuh ketanah dan membasahi
Awan gelap menyelimuti dunia
Sampai langit dihiasi sang pelangi
Merah, kuning, hijau tertoreh manis terhadap senja

Tawa mu di fajar hari
Membuat bukit kan melompat riang di udara
Awan mentari seirama bak menari-nari
Tumpukan rindu dalam sekarung rasa

Aku mencintai mu seperti hidup mencintai
Aku membutuhkan mu seperti alunan nafas mendera
Aku ingin memiliki seluruh hati yang kau miliki
Aku akan bersemi bersama cinta

Senja hadir menghantar mimpi
Terima kasih untuk kisah kasih kita
Menjejaki waktu bersama kita arungi
X, Y dan Z, kita akhiri lukisan ini dengan penuh makna

Monday, January 7, 2013

Sederhananya Jatuh Cinta!

Entah apa yang mengisi otak gue hari demi hari, sedemikian rupa gue merangkai setiap waktu untuk hati ini kepadanya.
 
Begitu rasa yang semakin kuat menyengat, seperti ngengat yang menggerogoti tebalnya kayu dan merapuhkannya.
 
Semakin hari rindu ini semakin mengikat, memberikan ruang kosong khusus untuk memikirkannya dan gairah untuk semakin mencintainya.
 
Tawa dan amarahnya membuat gue semakin terpesona. Sungguh, gue jatuh cinta!
 
Gak perlu banyak alasan ribet untuk jatuh cinta kepada nya.
 
Cukup mendengar keluh kesahnya.
 
Cukup melihatnya tertawa.
 
Cukup merasakan lucunya saat amarah menghampirinya.
 
Cukup memikirkan bahwa gue membutuhkannya.
 
Itu bisa membuat gue jatuh cinta untuk selama ini.
 
Seperti lepas dari kepompong, dan gue bisa terbang bebas dengan sayap.
 
Jatuh cinta itu indah. Seindah dia.