Entah apa yang mengisi otak gue hari demi hari, sedemikian rupa gue merangkai setiap waktu untuk hati ini kepadanya.
Begitu rasa yang semakin kuat menyengat, seperti ngengat yang menggerogoti tebalnya kayu dan merapuhkannya.
Semakin hari rindu ini semakin mengikat, memberikan ruang kosong khusus untuk memikirkannya dan gairah untuk semakin mencintainya.
Tawa dan amarahnya membuat gue semakin terpesona. Sungguh, gue jatuh cinta!
Gak perlu banyak alasan ribet untuk jatuh cinta kepada nya.
Cukup mendengar keluh kesahnya.
Cukup melihatnya tertawa.
Cukup merasakan lucunya saat amarah menghampirinya.
Cukup memikirkan bahwa gue membutuhkannya.
Itu bisa membuat gue jatuh cinta untuk selama ini.
Seperti lepas dari kepompong, dan gue bisa terbang bebas dengan sayap.
Jatuh cinta itu indah. Seindah dia.
No comments:
Post a Comment